Stevia Terbuat dari Apa? Yuk Simak Selengkapnya!

Pemanis untuk makanan dan minuman umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Selain gula tebu dan gula aren, pemanis alami dari daun stevia juga semakin populer, lho!

Lalu, apa saja manfaat stevia dan apa kelebihannya dibandingkan gula pasir? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Mengenal Tanaman Stevia

Stevia rebaudiana atau yang biasa dipanggil Stevia adalah tanaman asal Paraguay dan Brazil yang dikenal dapat menghasilkan cita rasa manis yang tinggi. Berbeda dengan gula tebu, stevia mengandung beberapa senyawa yang dapat dipisahkan untuk menghasilkan pemanis dengan tingkat kemanisan yang berbeda.

Dilansir dari Ilano (2025), beberapa jenis senyawa pemanis dari daun stevia adalah Reb C yang rasanya agak pahit-pahit sedikit, Reb A yang rasanya mirip gula pasir biasa, dan Reb B dan D yang dianggap sebagai senyawa stevia murni. Tapi, umumnya pemisahan tingkat kemanisan stevia berdasarkan senyawa ini hanya bisa dilakukan di pabrik.

Apakah Stevia Benar-Benar Lebih Sehat dari Gula?

Riset mengenai dampak kesehatan penggunaan daun stevia sebagai pemanis pengganti gula tebu telah berjalan selama kurang lebih 100 tahun lamanya dan terus berjalan hingga kini. Menurut penelitian dari Carrera-Lanestosa,A, Moguel-Ordóñez, Segura-Campos, M (2017) sebagaimana dinukil dari laman Cleveland Clinic (2024), konsumsi daun stevia memang dapat menurunkan kadar kolesterol dan insulin, sementara menurut Anton dkk (2010), konsumsi minuman atau makanan berpemanis dari stevia tidak meningkatkan kolesterol karena mampu membuat responden penelitian tersebut kenyang lebih lama (2010).

Selain itu menurut Ashwell (2015), ekstrak daun stevia 50-300 kali lebih manis dibandingkan dengan sukrosa (pemanis yang ada di dalam gula). Ini artinya, jika biasanya kamu bisa menggunakan 1 sendok makan gula untuk membuat kopi kamu terasa manis, kamu kini bisa menggunakan sejumput stevia saja untuk menciptakan rasa manis yang sama.

Namun demikian, konsumsi makanan dan minuman yang menggunakan stevia sebagai pengganti gula tetap perlu diperhatikan.

Pasalnya, tidak sedikit produk stevia di pasaran yang telah dicampur dengan pemanis lain, seperti sukrosa atau sakarin. Misalnya, produk dengan komposisi 85% ekstrak stevia dan 15% pemanis tambahan. Oleh karena itu, kamu perlu lebih teliti dalam memeriksa komposisi serta izin edar BPOM pada produk yang akan dikonsumsi.

Selain itu, ekstrak daun stevia yang dibuat sendiri di rumah tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena faktor kebersihan dan keamanannya belum terjamin.

Mengkonsumsi makanan dan minuman berpemanis stevia adalah langkah bagus untuk mengurangi ketergantungan terhadap gula pasir.

aneka variasi minuman ito en

Namun, alih-alih berhenti di sini, kamu bisa melanjutkan langkah sehatmu dengan mengkonsumsi minuman tanpa gula seperti produk teh tawar dari ITO EN. Di antaranya seperti Oi Ocha, Koicha, Hojicha, Jasmine Tea,  Oolong Tea dan Barley Tea. Kenapa demikian? Karena ini untuk membiasakan lidahmu lebih peka terhadap cita rasa manis alamiah yang terbebas dari gangguan rasa manis gula/pemanis lainnya.

Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu yang sedang mengurangi kecanduan gula ya! Ikuti juga akun media sosial kami di Instagram, XTikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *