Musik Jepang telah lama mendominasi panggung global melalui dua genre utamanya yaitu J-Pop dan J-Rock. J-Pop dikenal dengan melodi yang ceria dan produksi yang sangat rapi sedangkan J-Rock lebih menonjolkan energi instrumen serta ekspresi yang mentah. Keduanya memiliki basis penggemar yang sangat besar dan loyal di seluruh dunia.
Banyak orang menyukai J-Pop karena kemunculannya di anime atau iklan televisi. Di sisi lain, pecinta J-Rock biasanya terpikat oleh kemampuan teknis para musisinya dalam memainkan gitar dan drum. Mari kita bedah lebih dalam mengenai asal-usul dan perbedaan kedua genre ikonik ini melalui ulasan berikut!
Sejarah Lahirnya J-Pop dan J-Rock
Istilah J-Pop mulai populer pada akhir tahun 1980-an untuk menggantikan musik populer tradisional Jepang yang disebut kayokyoku. Mengutip dari jurnal berjudul Japanese Popular Music oleh Mitsui Toru, istilah J-Pop awalnya diciptakan oleh stasiun radio J-Wave untuk mendefinisikan musik populer Jepang yang memiliki nuansa kebarat-baratan namun tetap mempertahankan identitas lokal. Genre ini terus berevolusi dengan menggabungkan elemen disko, R&B, dan elektronik.
Sementara itu, J-Rock berakar dari gerakan rock and roll tahun 1960-an yang terinspirasi oleh band seperti The Beatles. Menurut buku berjudul Sayonara Amerika, Sayonara Nippon karya Michael K. Bourdaghs, musik rock di Jepang berkembang pesat saat para musisi mulai menulis lirik bahasa Jepang ke dalam irama rock yang agresif. Hal ini melahirkan subgenre unik seperti visual kei yang sangat teatrikal pada era 1990-an.
Perbedaan Utama J-Pop dan J-Rock
- .J-Pop cenderung menggunakan progresi akord yang manis dan sering kali diproduksi oleh agensi besar dengan koreografi yang sinkron. Liriknya biasanya bertema cinta, persahabatan, atau semangat hidup yang positif.
- J-Rock lebih mengutamakan komposisi instrumen yang kompleks dan suara distorsi gitar yang tebal. Fokus utamanya bukan pada tarian, melainkan pada performa band secara langsung. Lirik dalam J-Rock seringkali lebih dalam dan berani dalam mengeksplorasi sisi emosional yang kelam atau kritik sosial.
Band dan Musisi Terkenal
Dalam dunia J-Pop, nama-nama seperti Arashi, AKB48, dan musisi solo Utada Hikaru telah menjadi legenda. Mereka berhasil menciptakan tren budaya lewat lagu-lagu yang mudah didengar oleh berbagai kalangan usia. Belakangan ini, musisi seperti Yoasobi juga mendominasi tangga lagu dunia dengan konsep musik yang unik.
Untuk ranah J-Rock, dunia mengenal band legendaris seperti X Japan yang memelopori gerakan visual kei. Selain itu, band seperti L’Arc-en-Ciel dan One OK Rock telah sukses melakukan tur dunia berkat kualitas musik mereka yang bertenaga. Popularitas mereka membuktikan bahwa musik rock Jepang memiliki daya tarik yang sangat universal.
Yang patut dikagumi, popularitas band dan musisi di Jepang yang langgeng tidak lepas dari suatu budaya unik bernama oshikatsu. Istilah ini merujuk pada dedikasi total fans untuk mendukung idola atau band favorit mereka melalui pembelian merchandise hingga menghadiri konser.
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu juga punya salah satu idola atau band favorit dari kedua genre tersebut?
Nah, jika kamu yang ingin menggali lebih banyak informasi menarik tentang tren dan budaya Jepang lainnya, jangan lupa untuk mengunjungi halaman artikel kami di halaman blog kami dan bagikan artikel ini ke keluarga dan sahabat! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.
