Source: Pexels

Mengapa Jepang Menjadi Salah Satu Penghasil Teh Hijau Terbaik?

Sudah bukan rahasia bahwa Jepang merupakan salah satu negara penghasil teh hijau terbaik di dunia. Mulai dari matcha, sencha, gyokuro, hingga hojicha–semua teh hijau Jepang terkenal karena cita rasa yang khas, aroma yang menenangkan, dan khasiat yang melimpah. Namun, apa yang membuat teh hijau Jepang menjadi istimewa? Simak selengkapnya di sini.

1. Budaya dan Filosofi: Teh yang Telah Menjadi Bagian dari Hidup

Teh merupakan salah satu minuman populer di masyarakat Jepang, khususnya teh hijau. Penelitian menyebutkan, setidaknya 53% orang dewasa di Jepang mengonsumsi teh hijau setiap harinya.

Bagi masyarakat Jepang, teh bukan hanya sekadar minuman, melainkan tradisi dan filosofi hidup yang telah mengakar kuat sejak abad ke-8. Salah satu upacara minum teh yang sakral di Jepang disebut chanoyu. Dalam tradisi ini, penyajian teh memiliki tata krama dan cara penyajian khusus. Chanoyu melambangkan keharmonisan, kesucian, rasa hormat, untuk menciptakan pengalaman minum teh yang mendalam dan bermakna.

2. Faktor Alam: Letak Geografi, Iklim, dan Kondisi Tanah yang Ideal

Beberapa kota seperti Shizuoka, Uji (Kyoto), dan Kagoshima menghasilkan setidaknya 40% produksi teh di Jepang. Teh dari kota-kota tersebut terkenal karena kualitasnya yang luar biasa. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti:
Geografi – tanaman teh tumbuh subur di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Ketinggian memungkinkan tanaman teh mendapatkan suhu yang sejuk dan sinar matahari yang cukup, sehingga teh yang dihasilkan lebih kaya rasa.
Iklim – suhu hangat sepanjang tahun dan curah hujan yang cukup merupakan kondisi iklim yang sangat ideal untuk budidaya teh. Selain itu, pagi hari yang berkabut melindungi tanaman teh dari sinar matahari langsung, sehingga memperkaya kandungan klorofil, dan membuat teh terasa lebih umami.
Tanah – beberapa daerah di Jepang, memiliki tanah vulkanik yang kaya akan mineral dan nutrisi, yang menghasilkan beragam rasa teh yang unik. Misalnya, tanah yang terletak di prefektur Aichi, terkenal memiliki kadar nitrogen yang tinggi, sehingga menghasilkan teh dengan rasa yang kompleks dan gurih.

3. Teknik Budidaya dan Proses Pengolahan yang Telaten

Salah satu faktor yang membuat teh hijau Jepang lebih unggul adalah karena teknik budidaya dan proses pengolahannya yang telaten. Berikut beberapa hal yang sangat diperhatikan oleh petani teh di Jepang untuk mendapatkan kualitas teh terbaik.
Menggabungkan teknologi modern dengan tradisional: Meskipun mengadopsi teknologi modern, dalam beberapa tahap proses produksi teh, para petani di Jepang masih menggunakan metode tradisional. Terutama untuk memproduksi teh kualitas premium. Seperti proses pemetikan sencha premium yang dipetik menggunakan tangan dan matcha premium yang digiling menggunakan batu granit.
Penerapan metode kabuse atau tea shading: Untuk beberapa jenis teh, para petani Jepang menerapkan metode tea shading, dengan menutup daun teh menggunakan kain atau jaring selama beberapa hari sebelum panen. Metode ini menghasilkan teh dengan rasa yang lebih lembut.
Proses pengukusan: Daun teh yang telah dipanen segera dikukus untuk menghentikan oksidasi dan mempertahankan warna hijau segar.
Standar yang tinggi: Industri teh di Jepang, memiliki standar grading yang ketat. Teh dengan kualitas rendah tidak akan masuk pasar ekspor.

4. Etos Kerja yang Tinggi dan Selalu Berinovasi

Selain kekayaan sumber daya alamnya, Jepang juga bisa menghasilkan teh hijau terbaik karena etos kerja dan kedisiplinan masyarakatnya. Para petani Jepang memiliki standar ketelitian yang tinggi. Mereka tidak hanya memanen, tapi memperhatikan setiap detail pengolahan berbagai varietas teh. Selain itu, industri teh Jepang selalu berinovasi, seperti ITO EN yang merupakan perusahaan teh nomor 1 di Jepang, telah berhasil memperkenalkan berbagai jenis teh hijau Jepang ke berbagai belahan dunia tanpa mengubah cita rasa khas teh Jepang.

[irp posts=”5068″ ]

Dari empat alasan di atas, tidak heran orang Jepang terbiasa mengonsumsi teh tanpa penambahan gula/pemanis buatan. Karena secara alami, rasa teh-nya sudah enak dan umami-nya mengimbangi rasa pahit alami teh hijau.

Bahkan khusus produksi di Indonesia, ITO EN menerapkan metode modern aseptic filling, demi memastikan tidak ada bakteri yang ikut masuk ke dalam botol, tanpa mengubah cita rasa alami teh. Salah satu produk yang tidak boleh terlewatkan adalah ITO EN Oi Ocha yang terbuat dari teh hijau berkualitas tanpa gula/pemanis tambahan, sehingga memiliki 0 kalori.Itu dia alasan mengapa Jepang menjadi salah satu negara penghasil teh hijau terbaik. Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu ya! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X,  TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *