Di Jepang, momen pergantian tahun identik dengan berbagai tradisi seperti toshikoshi soba yang disantap menjelang tengah malam dan hatsumode (kunjungan pertama ke kuil).
Selain tradisi tersebut, ada juga beragam hidangan khas yang selalu hadir untuk merayakan tahun baru. Apa saja makanan spesial tersebut? Yuk, simak selengkapnya di ulasan berikut!
1. Osechi Ryori

Sumber: tsunagu Japan
Osechi ryori adalah makanan khas untuk merayakan tahun baru di Jepang yang dipercaya membawa keberuntungan, umur panjang, serta kemakmuran untuk keluarga. Disajikan dalam kotak bertingkat bernama jubako, isinya terdiri dari hidangan simbolis seperti kuromame untuk kesehatan, kazunoko untuk kesuburan, datemaki untuk ilmu, kamaboko merah-putih sebagai penolak bala, kobumaki untuk kebahagiaan, hingga ebi yang melambangkan umur panjang.
2. Ozoni (Sup Mochi)

Sumber: Cooking with Dog
Ozoni (sup mochi) juga turut hadir meramaikan perayaan tahun baru Jepang sebagai hidangan khas yang mudah ditemui di berbagai daerah. Isinya berbeda-beda, tetapi umumnya terdiri dari mochi, sayuran seperti wortel, daun mitsuba atau bayam, jamur, serta ikan atau ayam dengan kuah miso atau kaldu bening. Sup ini dipercaya membawa keberuntungan, umur panjang, dan kekuatan untuk memulai tahun baru, karena mochi melambangkan ketangguhan serta hubungan keluarga yang erat.
3. Kagamimochi

Sumber: Sakuraco
Kalau mochi sudah cukup dikenal di Indonesia, di Jepang ada mochi khusus yang selalu muncul saat perayaan tahun baru, yaitu kagami mochi. Bentuknya terdiri dari dua mochi bulat yang ditumpuk, satu besar di bawah dan satu lebih kecil di atas, lalu dihiasi jeruk kecil bernama daidai. Kagami mochi bukan untuk dimakan langsung saat itu, tetapi menjadi simbol keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang, sekaligus melambangkan kesatuan keluarga dan harapan akan tahun yang lebih baik.
4. Toshikoshi Soba

Sumber: sun gate
Toshikoshi soba adalah mi khas malam tahun baru di Jepang yang dipercaya membantu ‘memutus’ hal-hal buruk dari tahun sebelumnya dan membawa umur panjang serta kelancaran di tahun yang baru. Hidangan ini biasanya berisi mi soba dari buckwheat dengan kuah dashi yang ringan, lalu ditambah daun bawang, katsuobushi, tempura, atau aburaage sesuai tradisi keluarga.
5. Nanakusa gayu

Sumber: Asian Inspirations
Kalau makanan yang satu ini, mungkin masih jarang ditemukan di Indonesia. Nanakusa gayu merupakan bubur nasi yang dicampur tujuh jenis herbal musim semi, yaitu seri (seledri air), nazuna (shepherd’s purse), gogyo (cudweed), hakobera (chickweed), hotokenoza (nipplewort), suzuna (lobak), dan suzushiro (daikon). Hidangan ini disantap pada tanggal 7 Januari sebagai simbol pemulihan tubuh, penyucian diri, serta doa agar memperoleh kesehatan dan keberuntungan sepanjang tahun setelah melalui rangkaian hidangan berat selama liburan Tahun Baru.
Nah, kalau kamu sedang berlibur di Jepang saat tahun baru, tidak ada salahnya mencoba langsung lima hidangan khas di atas agar bisa merasakan cita rasa yang benar-benar otentik.
Selama menikmati liburan, jangan lupa tetap menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan banyak minum teh hijau Jepang, ya.
Jangan lupa bagikan artikel ini ke keluarga dan sahabatmu! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN
