Matcha sebaiknya dipilih berdasarkan warna, aroma, tekstur, komposisi, dan tujuan penggunaannya. Setelah kemasan dibuka, simpan matcha dalam wadah kedap udara dan tidak tembus cahaya, lalu letakkan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari aroma menyengat. Matcha juga sebaiknya dihabiskan dalam waktu sekitar satu bulan agar kualitasnya tetap optimal.
Bubuk matcha mudah mengalami penurunan kualitas ketika terkena udara, cahaya, panas, kelembapan, dan aroma dari bahan lain. Karena itu, sebelum memilihnya, kamu perlu mengenali bahan dan proses pembuatannya melalui artikel Matcha Terbuat dari Apa? Kenali Ciri-Ciri dan Kandungannya.
1. Warna
Matcha yang asli dan berkualitas tinggi memiliki warna yang sangat terang dan cerah. Warna hijau segar menandakan Matcha tersebut memiliki standar yang sangat baik. Selain itu warna hijau cerah juga menandakan bahwa batang dan tulang taun sudah dibersihkan dan tidak tercampur dalam proses penggilingan. Matcha yang berkualitas tinggi hanya memakai bagian daun saja. Matcha yang diproduksi oleh ITO EN terbuat dari bahan alami.
Pelajari indikator lainnya dalam artikel Tips Membedakan Matcha Asli dengan yang Palsu.
2. Aroma
Matcha yang baru dan fresh memiliki aroma yang segar. Saat dihirup, ITOFriENd dapat merasakan aroma seperti sayur segar, aroma manis dan tidak berbau apek.
3. Rasa
Rasa yang enak pastinya menandakan Matcha yang baik. Terdapat rasa umami yang kuat, kental, manis, tidak pahit dan tidak terdapat rasa yang kecut di dalamnya. ITOfriENd wajib mencurigai jika terdapat rasa yang aneh dan tidak biasa.
Karakter rasa juga dapat berbeda berdasarkan jenis serta grade matcha.
4. Tekstur
Matcha sendiri memiliki beberapa grade. Mulai dari grade tertinggi yang umumnya digunakan untuk upacara minum teh dan tingkatan berikutnya yang sering dipakai untuk makanan olahan di bidang culinary. Dari kategori tersebut, ITOfriENd dapat membedakan kualitas Matcha dari tekstur bubuk pada saat menyentuhnya.
Cara mengujinya adalah dengan cara membubuhkan bubuk Matcha di atas kertas bersih, lalu tekan tumpukan bubuk matcha dengan jari dan kuaskan pada kertas tersebut. Matcha yang berkualitas baik memiliki tekstur seperti cream wajah yaitu terasa tebal namun lembut. Selain itu Matcha yang berkualitas baik, akan terasa kering dan halus.
5. Penampakan setelah Diseduh
Bubuk teh hijau yang berkualitas tentunya memiliki warna hijau segar saat diseduh. Warna hijau terang nampak rata dan pastinya tidak keruh atau berwarna kecoklatan.

Bagaimana Cara Menyimpan Matcha yang Benar?
Untuk ITOfriENd yang ingin membeli matcha, wajib tahu beberapa hal mengenai penyimpanannya. Matcha yang baik perlu perhatian khusus seperti:
● tempat yang kering dan sejuk
● tempat yang gelap (tidak terkena sinar matahari langsung)
● tidak terpapar udara
Lemari pendingin bisa menjadi pilihan yang tepat jika ITOfriENd tidak rutin dalam mengonsumsi bubuk Matcha, karena suhu tinggi, cahaya matahari dan oksigen merupakan musuh terbesar bubuk Matcha. Paparan suhu tinggi dan cahaya matahari mempercepat proses perubahan warna matcha dari hijau segar menjadi ke warna kekuningan. Sedangkan kehadiran oksigen akan mengoksidasi matcha sehingga menyebabkan aroma dan rasanya berubah secara perlahan.
Nah, bagi ITOfriENd yang ingin mencicipi kualitas Matcha yang baik seperti di Jepang, kalian dapat mencicipi bubuk Matcha yang diproduksi oleh ITO EN Jepang dan diimpor oleh ITO EN Indonesia. Tidak perlu diragukan lagi, 5 kualitas di atas sudah terbukti ada di dalamnya. Selamat mencoba!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah matcha harus selalu disimpan di kulkas?
Tidak selalu. Setelah dibuka, matcha dapat disimpan dalam wadah kedap udara dan tidak tembus cahaya di tempat sejuk serta gelap. Kulkas dapat digunakan jika kemasan benar-benar rapat dan risiko kondensasi dapat dicegah.
2. Mengapa bubuk matcha menggumpal?
Matcha dapat menggumpal karena teksturnya sangat halus atau karena terkena kelembapan. Gumpalan kering biasanya dapat diatasi dengan saringan, sedangkan gumpalan lembap perlu diperiksa lebih lanjut.
3. Apakah warna hijau cerah selalu berarti matcha berkualitas?
Tidak selalu. Warna hijau cerah merupakan salah satu indikator, tetapi kualitas matcha juga perlu dinilai dari aroma, rasa, tekstur, komposisi, proses produksi, dan kondisi penyimpanannya.
4. Apakah matcha yang sudah berubah warna masih bisa digunakan?
Perubahan warna menunjukkan bahwa kualitas matcha mungkin telah menurun. Periksa aroma, rasa, kondisi bubuk, tanggal kedaluwarsa, dan petunjuk pada kemasan sebelum menggunakannya.
5. Berapa banyak matcha yang sebaiknya dibeli?
Pilih ukuran yang dapat dihabiskan sekitar satu bulan setelah dibuka. Kemasan kecil membantu mengurangi frekuensi matcha terkena udara selama penyimpanan.
