Beberapa tahun belakangan, trend matcha semakin mendunia. Kafe-kafe dan restoran berlomba membuat berbagai minuman dan hidangan dari olahan matcha, mulai dari matcha latte, matcha ice cream hingga makanan unik seperti matcha mie.
Tidak berhenti sampai di sana, akhir-akhir ini, banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia mulai mencoba membuat matcha sendiri di rumah. Bukan hanya mengoleksi berbagai alat pembuat matcha seperti chawan dan chasen, para pecinta matcha juga rela merogoh kocek lebih demi mencicipi berbagai grade matcha, termasuk matcha dengan ceremonial grade yang dijual dengan harga selangit.
Nah, jika kamu baru mulai mengenal matcha, sebaiknya pahami dulu panduan lengkap membuat matcha agar tahu bagaimana tiap grade memengaruhi rasa dan hasil seduhan.

1. Ceremonial Grade – Rasa Terbaik untuk Pengalaman Paling Autentik
Matcha ceremonial grade adalah bubuk matcha dengan kualitas tertinggi, dibuat dari daun teh yang dipetik saat panen pertama (first flush) dan ditanam di bawah naungan untuk meningkatkan klorofil dan L-theanine. Selain itu bubuk matcha dengan ceremonial grade juga diproduksi dengan hati-hati, menggunakan metode giling secara tradisional.
Kamu bisa membaca penjelasan lengkap tentang matcha terbuat dari apa di artikel ini.
Ciri-ciri:
- Warna hijau cerah yang intens, bebas dari warna kuning atau cokelat.
- Teksturnya sangat halus dan lembut, serta mudah larut dalam air.
- Memiliki rasa umami yang kuat, lembut dan ada rasa manis.
- Aroma segar yang khas.
Penggunaan:
- Faktanya, matcha grade ini hanya digunakan dalam upacara minum teh Jepang (chanoyu) saja oleh komunitas pecinta kebudayaan Jepang (baik orang Jepang maupun orang asing) di Jepang.
- Sekarang, setelah matcha viral di mana-mana, matcha grade ini banyak ditemukan di kafe-kafe premium di seluruh dunia, dan juga dibeli langsung oleh para pecinta fanatik matcha.
2. Premium Grade – Cocok untuk diminum Harian
Kalau ceremonial matcha terasa terlalu mewah untuk diminum setiap hari, maka matcha dengan premium grade bisa menjadi pilihan yang tepat, karena spektrumnya yang kompleks seperti ceremonial matcha, namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Matcha premium grade didapatkan dari campuran panen pertama dan kedua yang berlangsung dari awal Juni hingga awal Juli setiap tahunnya.
Ciri-ciri:
- Warna hijau cerah, tapi tidak sepekat hijau ceremonial grade.
- Tekstur yang halus dan masih mudah larut di dalam air.
- Memiliki rasa umami yang seimbang, sedikit rasa manis, dan sedikit rasa pahit.
- Aroma segar yang tidak terlalu tajam.
Penggunaan:
- Cocok untuk konsumsi harian
- Biasanya dikonsumsi dengan campuran susu untuk menjadi matcha latte.
3. Culinary Grade – Paling Pas untuk Campuran!
Nah, jika ITO friENd mencari bubuk matcha yang cocok untuk dijadikan bahan baku dessert, culinary grade adalah jawabannya! Culinary grade biasanya didapatkan dari daun teh yang dipanen pada akhir musim panas dan awal musim gugur.
Bubuk matcha grade ini sangat cocok untuk dicampurkan ke dalam bahan makanan seperti roti, ice cream, cake, dan berbagai olahan matcha. Rasanya yang earthy dan kuat, akan memastikan cita rasa teh hijaunya akan terasa dan selaras dengan bahan makanan lainnya.
Ciri-ciri:
- Warna hijau sedikit kekuningan.
- Tekstur yang lebih kasar dan sedikit berpasir, sehingga butuh usaha lebih untuk larut.
- Memiliki rasa earthy dan pahit yang dominan dengan sedikit rasa manis dan umami.
- Aroma tajam dan kuat, tapi tetap ada hint segar teh hijau.
Penggunaan:
- Cocok untuk konsumsi harian
- Tetap dapat dikonsumsi sebagai minuman dengan campuran susu seperti matcha latte, atau smoothies
Ceremonial Hingga Culinary, Semua Grade Matcha Kaya Akan Manfaat Kesehatan
Meski memiliki rasa, tekstur, aroma, hingga kegunaan dan keunggulan yang berbeda, kamu tetap bisa mendapatkan manfaat matcha untuk kesehatan, lho! Berikut beberapa di antaranya:
- Meningkatkan metabolisme tubuh
- Menurunkan berat badan secara alami
- Mengurangi risiko penyakit jantung
- Menjaga kestabilan kolesterol dan gula darah
- Menenangkan pikiran dan mengurangi stress
- Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
- Mencegah penuaan dini
Selain memahami grade matcha, sebagai tambahan, kamu juga bisa mengetahui perbedaan kandungan matcha dan hojicha sebelum menentukan pilihan.
Jadi, Kamu Tim Ceremonial, Premium, atau Culinary Grade?
Nah, itu dia beberapa perbedaan dari ceremonial, premium, dan culinary grade matcha. Meskipun memiliki karakter yang berbeda, tapi ketiganya memiliki keunggulan dan kegunaannya masing-masing. Menariknya, semua grade matcha bisa kamu dapatkan lho dari ITO EN!
Sebagai brand teh hijau no 1 dari Jepang, ITO EN berkomitmen untuk menyediakan teh hijau premium yang halal dan terjamin kualitasnya. Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu ya! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN. 📱
