hojicha dan matcha
Image Source : Freepik

Hojicha vs. Matcha: Perbedaan, Kandungan, dan Manfaatnya

Teh hijau memiliki banyak varian, dan dua yang cukup populer adalah hojicha dan matcha. Keduanya berasal dari daun teh hijau, tetapi memiliki proses pengolahan, rasa, kandungan, serta manfaat yang berbeda. Jika kamu penasaran mana yang lebih sehat dan cocok untukmu, simak perbedaannya berikut ini!

Hojicha vs. Matcha: Perbedaan Proses Pengolahan

Melansir dari laman ITO EN, LTD., perbedaan utama antara hojicha dan matcha terletak pada cara pengolahannya:

Hojicha:

  • Terbuat dari daun teh yang setelah dikukus (menjadi teh hijau), kemudian dipanggang dalam panci pada suhu tinggi dan langsung didinginkan.
  • Setelah kering, dapat disajikan dalam bentuk daun teh lepas atau bubuk.
  • Proses pemanggangan mengurangi kadar katekin, sehingga rasanya lebih ringan dan tidak sepat.

Matcha:

  • Dibuat dari daun teh yang dipetik dari hasil penanaman yang ditutup oleh jaring, lalu dikukus pada suhu tertentu dan dikeringkan (ini disebut tencha). Tencha kemudian digiling halus hingga menjadi bubuk.
  • Bila hojicha bisa dalam bentuk daun teh maupun bubuk, maka matcha pasti dalam bentuk bubuk. Karena kehalusan bubuk matcha , tidak diperlukan penyaringan saat menyeduhnya. Seluruh bagian daun teh bisa turut dikonsumsi oleh tubuh saat minum matcha
  • Warna hijau cerahnya berasal dari kandungan klorofil yang tinggi.

Perbedaan Hojicha dan Matcha

Selain proses pembuatannya, hojicha dan matcha juga memiliki beberapa perbedaan lain, seperti:

PerbedaaanHojichaMatcha
WarnaCokelatHijau cerah
AromaSmoky, panggang, lembutSegar penuh umami
Rasa“Manis” alami dengan sentuhan smokySedikit pahit, tergantung kadar matcha 
TeksturLembut dan sedikit ringanLebih kental dan padat
PenyajianMayoritas diseduh dengan air dan diminum langsung. Di tempat tertentu, dicampur dengan susu menjadi hojicha latte.Paling umum diminum dengan campuran susu (matcha latte). Ada juga menjadi campuran yoghurt drink. Di Jepang banyak dicampurkan di dalam teh celup dan minuman hijau lainnya (seperti ojiru drink), untuk memberikan warna hijau saat diseduh.

Catatan: Jika kamu menyukai rasa teh yang ringan dan smoky, hojicha bisa menjadi pilihan. Namun, jika ingin rasa yang lebih kuat dengan manfaat antioksidan lebih tinggi, matcha lebih cocok untukmu. 

Baca Juga: Matcha Terbuat dari Apa? Ciri-Ciri Matcha Asli dan Kandungannya

Kandungan Nutrisi: Mana yang Lebih Cocok Buatmu?

Baik hojicha maupun matcha memiliki manfaat kesehatan, tetapi kandungannya sedikit berbeda. Berikut adalah perbandingannya:

1. Antioksidan

  • Antioksidan adalah senyawa yang membantu sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Matcha mengandung katekin jenis epigallocatechin gallate (EGCG) dalam jumlah tinggi. Senyawa ini dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti membantu menjaga kadar gula darah, menurunkan lemak tubuh, dan menjaga tekanan darah.
  • Hojicha memiliki kadar katekin lebih rendah karena proses pemanggangan dapat mengurangi kandungan antioksidan.

2. L-Theanine (Asam Amino Relaksasi)

  • L-theanine adalah asam amino non-protein yang dapat memberikan efek antitumor, anti-diabetic, antihipertensi, antistres, hingga membantu penyembuhan penyakit kardiovaskular (jantung) dan stroke. Senyawa ini dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus, memberikan efek relaksasi, meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan kekebalan tubuh, serta menjaga kestabilan jantung dan tekanan darah. 
  • Matcha mengandung lebih banyak L-theanine, yang berperan dalam meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan memperbaiki kualitas tidur.
  • Hojicha memiliki kadar L-theanine lebih rendah, tetapi tetap memberikan efek menenangkan.

3. Kafein

  • Kafein adalah senyawa yang mampu mengusir rasa kantuk, sehingga sering dikonsumsi agar mata dan pikiran tetap segar. Kafein juga terbukti dapat membantu menurunkan berat badan, meningkatkan daya ingat dan kemampuan kognitif, memperbaiki mood dan melawan depresi, serta mencegah penyakit Alzheimer.
  • Matcha memiliki kandungan kafein lebih tinggi (sekitar 68 mg per cangkir), cocok untuk kamu yang ingin meningkatkan energi dan fokus.
  • Hojicha mengandung kafein lebih rendah (sekitar 8 mg per cangkir), sehingga lebih cocok bagi yang sensitif terhadap kafein atau ingin menikmatinya di malam hari.

Baca Juga: Apakah Teh Mengandung Kafein yang Tinggi? Ini Faktanya!

Jika kamu membutuhkan sumber energi alami dengan antioksidan tinggi, matcha bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika kamu ingin teh tanpa gula yang lebih ringan dengan kadar kafein rendah, hojicha lebih cocok untukmu.

Mau tahu lebih banyak tentang teh hijau dan gaya hidup sehat? Follow akun Instagram, X,  TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk inspirasi minuman sehat setiap hari agar #JadiLebihSehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *