Siapa yang tidak kenal matcha? Beberapa bulan terakhir, demam matcha menyebar ke penjuru dunia. Kalau dulu matcha hanya ditemukan di kafe dan restoran mahal, sekarang convenience store juga sudah menjualnya dan banyak orang mulai membuat matcha sendiri di rumah. Bahkan, ada yang sampai membuat matcha corner pribadi lengkap dengan alat-alatnya, lho!
Lebih dari sekadar minuman, matcha sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Namun, ada hal penting yang kadang terlewat: rasa matcha sangat dipengaruhi oleh kualitas bubuk dan teknik pembuatannya. Kali ini ITO EN sudah merangkum beberapa panduan membuat matcha dengan cara yang benar untuk para pemula. Simak lengkapnya di sini.
Tips Membuat Matcha untuk Pemula
- Gunakan air dengan suhu yang tepat, suhu terlalu panas akan membuat matcha menjadi pahit.
- Simpan matcha di wadah kedap udara, gelap, dan tertutup, matcha sensitif terhadap cahaya dan udara, menyimpannya di tempat terbuka akan membuat bubuk matcha teroksidasi.
- Jangan lupa saring bubuk matcha, hal ini dilakukan agar matcha tidak menggumpal.
- Perhatikan komposisi matcha dan air, takaran yang pas akan menghasilkan matcha yang nikmat.
- Gunakan bubuk matcha sesuai aplikasinya.
Macam-Macam Grade Matcha
Setelah mengetahui cara membuatnya, penting banget untuk tahu kalau matcha punya beberapa grade yang membedakan rasa, tekstur, aroma, dan fungsinya. Perlu diketahui bahwa klasifikasi grade matcha di bawah ini diciptakan & populer di luar Jepang sebagai marketing gimmick. Di Jepang sendiri, klasifikasi ini tidak ada.
1. Ceremonial grade
Kualitas tertinggi, biasa digunakan untuk acara minum teh di Jepang (istilah di Jepang adalah matcha untuk otemae お点前). Berwarna hijau terang, dengan rasa yang lembut, halus, kaya umami, creamy dan dapat diminum hanya dengan dicampur dengan air saja tanpa tambahan pemanis maupun susu. Matcha ceremonial grade bisa juga diaplikasikan ke segala makanan dan minuman.
2. Premium grade
Cocok untuk diminum sehari-hari, teksturnya lembut dan rasanya yang manis dengan sedikit pahit. Matcha grade ini tidak untuk dikonsumsi langsung dengan air, seperti ceremonial grade. Matcha premium grade barulah pas bila dipadukan dengan susu atau yogurt plain (baik yang cair atau yang padat) untuk dibuat menjadi matcha latte, matcha yogurt dan soft cream. Matcha premium grade juga bisa diaplikasikan untuk makanan seperti kue atau biskuit.
3. Culinary grade
Kurang cocok untuk minuman, hanya bisa digunakan untuk pembuatan makanan seperti cake, cookies, dan es krim. Rasanya lebih kuat dan sedikit pahit akan menonjol meskipun dicampur dengan bahan lainnya.
Baca juga: Resep Matcha Latte Enak Tanpa Gula
Fun Fact: Masyarakat Jepang, biasanya mengonsumsi matcha dengan campuran susu sebagai minuman sehari-hari. Sementara untuk upacara khusus, mereka menggunakan matcha ceremonial grade dan tanpa menggunakan pemanis apapun.
Nah, itu dia panduan membuat matcha dengan benar untuk pemula. Pada dasarnya, setiap orang akan memiliki preferensi masing-masing, sehingga ITO friENd bisa melakukan berbagai eksperimen dalam membuat matcha demi menemukan golden ratio yang ITO friENd inginkan. Jangan lupa, gunakan bubuk matcha berkualitas yang sudah teruji seperti bubuk matcha dari ITO EN!
Sebagai brand teh hijau no 1 dari Jepang, ITO EN berkomitmen untuk menyediakan teh hijau premium yang halal dan terjamin kualitasnya. Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu ya! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN. 📱
