Hanami festival

Hanami dan Teh Hijau: Tradisi Menikmati Sakura dengan Minuman Sehat

Hanami adalah tradisi khas Jepang di mana masyarakat berkumpul di bawah pohon sakura untuk menikmati keindahan bunga yang bermekaran. Tradisi ini telah berlangsung sejak periode Nara (710–794) dan menjadi momen spesial untuk merayakan datangnya musim semi setelah musim dingin yang panjang.

Saat ini, Hanami tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jepang, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Setiap tahunnya, banyak turis berkunjung ke Jepang pada bulan Maret hingga April untuk merasakan pengalaman Hanami secara langsung. Periode mekarnya bunga sakura bervariasi di setiap daerah, sehingga waktu terbaik untuk menikmati Hanami tergantung pada lokasi yang dikunjungi. Jika kamu berencana ke Jepang pada musim semi, ini bisa menjadi kesempatan baik untuk menikmati keindahan sakura dan merasakan atmosfer Hanami yang khas. 

Selain menikmati pemandangan, hanami juga identik dengan piknik bersama keluarga atau teman. Salah satu minuman yang sering menemani tradisi ini adalah teh hijau. Kombinasi teh hijau dan hanami bukan hanya menambah kesan autentik, tetapi juga memberikan efek relaksasi serta kesegaran bagi tubuh. 

Jenis Teh  Hijau yang Cocok Dinikmati Ketika Hanami

1. Sencha

Sencha adalah salah satu jenis teh hijau paling populer di Jepang. Teh ini dibuat dengan cara mengukus daun teh, kemudian menggulung dan mengeringkannya. Proses ini memengaruhi cita rasanya—semakin singkat waktu pengukusan, semakin ringan rasa teh yang dihasilkan, dengan warna lebih terang dan aroma yang lebih kuat.

Ciri khas sencha:

Warna hijau kekuningan 

Rasa segar

Aroma yang khas dan menenangkan

💡 Tips menikmati sencha: Jangan menyeduhnya dengan air yang baru mendidih. Suhu yang terlalu panas dapat membuat teh terasa lebih pahit dan mengurangi kesegarannya. Bila ingin bebas ribet dari proses seduh-menyeduh, ITO EN Oi Ocha adalah pilihan praktis. Tanpa tambahan gula atau pemanis buatan, teh ini tetap menghadirkan rasa khas sencha dengan 0 kalori. Bisa dinikmati dingin.

2. Matcha

Matcha dalah teh hijau berbentuk bubuk yang diperoleh dari daun teh yang digiling halus. Proses budidayanya dilakukan di tempat teduh agar meningkatkan kadar klorofil, sehingga menghasilkan warna hijau pekat dan rasa yang lebih umami dibandingkan teh hijau lainnya.

Ciri khas matcha:

Warna hijau cerah

Tekstur kental dan creamy

Rasa umami

💡 Tips menikmati matcha: Sesuaikan jumlah air dan bubuk matcha untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang sesuai selera. Gunakan lebih sedikit air untuk rasa yang lebih pekat.

3. Hojicha

Berbeda dari jenis teh hijau lainnya, hojicha dibuat dengan cara memanggang daun teh pada suhu tinggi hingga berwarna cokelat kemerahan. Proses ini memberikan rasa teh yang lebih ringan, dengan aroma smoky yang khas. Selain itu, hojicha memiliki kadar kafein yang lebih rendah, sehingga cocok dikonsumsi pada sore atau malam hari tanpa khawatir sulit tidur.

Ciri khas hojicha:

Warna cokelat

Aroma panggang yang khas

Rasa lembut dan tidak pahit

💡 Tips menikmati hojicha: ITO EN Oi Ocha Hojicha adalah pilihan praktis untuk menemani hanami. Tanpa tambahan gula atau pemanis buatan, teh ini tetap menghadirkan rasa khas hojicha dengan 0 kalori.

4. Gyokuro

Gyokuro dikenal sebagai salah satu teh hijau premium di Jepang. Harganya bisa mencapai Rp5–25 juta per kilogram, karena dipanen hanya sekali dalam setahun dan ditanam dengan metode khusus. Daun teh gyokuro ditutupi kanopi selama tiga minggu sebelum panen, sehingga menghasilkan kadar klorofil yang tinggi, memberikan warna hijau pekat serta rasa umami yang khas.

Ciri khas gyokuro:

Warna hijau lebih pekat.

Rasa umami yang kaya

Aroma segar dan khas, harum seperti ‘ayam goreng’.

💡 Tips menikmati gyokuro: Teh ini sensitif terhadap suhu tinggi. Sebaiknya, gunakan air bersuhu 50–60°C agar rasa umaminya lebih terasa dan tidak berubah menjadi pahit.

[irp posts=”6570″ ]

Mengapa Teh Hijau Cocok untuk Hanami?

1. Bagian dari Budaya Jepang

Minum teh hijau sudah menjadi bagian dari budaya Jepang, termasuk saat menikmati Hanami. Bagi wisatawan, mengombinasikan kedua tradisi ini bisa menjadi pengalaman yang lebih autentik dan berkesan. 

2. Memberikan Efek Relaksasi

Teh hijau mengandung L-theanine,  senyawa yang dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan fokus. Menikmati teh hijau saat Hanami bisa membuat suasana semakin santai dan menambah kenyamanan dalam menikmati keindahan bunga sakura.

3. Melengkapi Hidangan Hanami

Rasa teh hijau yang segar sangat cocok dinikmati bersama makanan khas hanami, seperti hanami dango atau bento Jepang.

4. Minuman Paling Populer di Jepang

Sebagai salah satu minuman yang populer di Jepang, teh hijau mudah didapatkan di berbagai tempat, seperti minimarket, supermarket, dan vending machine di sekitar lokasi Hanami. Ini membuatnya menjadi pilihan praktis bagi wisatawan yang ingin menikmati momen Hanami dengan lebih lengkap.

Nikmati Hanami dengan Teh Hijau Berkualitas

Jadikan momen hanami lebih berkesan dengan ITO EN Oi Ocha, teh hijau berkualitas tanpa tambahan gula atau pemanis, dengan 0 kalori. Praktis untuk dibawa dan dinikmati kapan saja.

Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu ya! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X,  TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *