Tidak dapat dipungkiri kalau di Indonesia terdapat anggapan bahwa makanan atau minuman sehat itu tidak enak, sebaliknya, makanan yang tidak sehat itu enak. Padahal, tidak sepenuhnya demikian. Makanan dan minuman akan tetap sehat dan enak apabila kualitas bahan bakunya baik dan diolah dengan baik pula.
Kali ini kita akan fokus di minuman sehat dan enak. Berikut adalah rekomendasi minuman kekinian yang sehat dan cocok untuk menemani hari-harimu:
6 Pilihan Minuman Sehat Kekinian
1. Ocha

Rekomendasi minuman sehat kekinian yang pertama adalah green tea atau dalam bahasa Jepang-nya disebut sencha. Sedangkan ocha arti sesungguhnya adalah teh (dalam arti luas mencakup teh hijau, teh oolong, sampai teh hitam). Namun karena mayoritas teh yang dikonsumsi di Jepang adalah teh hijau, maka ketika orang Jepang menyebut ocha secara umum ini mengacu pada sencha. Jadi ocha juga berarti teh hijau dalam konotasi sempit.
Ocha memiliki banyak banyak manfaat kesehatan, seperti regenerasi sel, meningkatkan fungsi kognitif otak dan menurunkan tekanan darah dalam tubuh.
Berasal dari Jepang, distribusi ocha kini dapat diperoleh dengan mudah di Indonesia baik dalam bentuk botol, misalnya ITO EN Oi Ocha maupun teh bubuk. Teh ini cocok untuk disajikan sebagai hidangan tamu maupun dikonsumsi pribadi bersama keluarga.
2. Jus Buah dan Sayur

Pada dasarnya, konsumsi minuman sehat kekinian itu tidak sulit. Salah satu caranya adalah dengan membuat jus buah dan atau sayur sendiri di rumah, disarankan tanpa tambahan gula dan kental manis.
Selain praktis dan membuat kenyang, jus buah dan sayur juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Penelitian dari Ruxton dan Myers (2021) menyebutkan bahwa konsumsi jus buah segar dalam jumlah normal (500 ml setiap hari) tidak meningkatkan risiko obesitas atau diabetes dan justru dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh, tergantung jenis buahnya. Hanya saja, jus buah segar tidak perlu disaring untuk mendapatkan seratnya dan harus segera dikonsumsi begitu selesai dibuat.
3. Kunyit Asam

Kunyit asam adalah salah satu minuman tradisional khas Indonesia yang kini sudah disajikan dalam bentuk botol maupun bubuk di supermarket. Umumnya, minuman yang satu ini dikonsumsi oleh wanita menjelang maupun saat menstruasi untuk mengurangi nyeri haid. Meskipun demikian, kandungan antioksidan dan vitamin C dalam minuman yang satu ini juga cocok untuk membantu mencegah penyakit dan meningkatkan nafsu makan dan sistem kekebalan tubuh. Disarankan untuk membuat sendiri dari rempah kunyit asli tanpa penambahan gula, madu maupun pemanis lainnya.
4. Susu Nabati

Saat ini, susu sapi tidak hanya menjadi satu-satunya opsi susu di supermarket. Selain susu kambing, kamu juga bisa membeli plant-based milk atau susu nabati. Sesuai namanya, jenis susu yang satu ini berasal dari biji-bijian, seperti kedelai dan almond. Kandungan gizi susu nabati ini bervariasi tergantung dengan jenis biji-bijian yang digunakan dan ada atau tidaknya pemanis buatan.
Disarankan tidak menggunakan gula atau pemanis buatan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari minuman ini. Susu nabati cocok untuk perut orang Asia yang seringkali tidak tahan laktosa (lactose intolerant).
5. Oolong Tea

Dilansir dari laman Healthline, oolong tea hampir mirip dengan teh hijau atau ocha. Bedanya adalah, jenis teh yang satu ini mengalami proses oksidasi parsial, sementara teh hijau tidak melewati proses oksidasi sama sekali.
Oleh karena itu, kandungan gizi dua jenis teh ini kurang lebih sama, yaitu antioksidan dalam bentuk polifenol, kafein dan L-theanine namun dalam jumlah yang berbeda. Manfaat kesehatan teh oolong dan teh hijau juga mirip, yaitu meminimalisir risiko diabetes, memperlancar aliran darah dalam tubuh hingga membantu menurunkan berat badan.
6. Air Kelapa

Orang dulu bilang kalau pohon kelapa adalah tanaman yang semua komponennya berguna untuk manusia, termasuk di antaranya adalah air kelapa. Air kelapa muda kaya akan kandungan elektrolit. Kandungan ini penting untuk mencegah otot kaku (kram) saat olahraga, dan mencegah dehidrasi (WebMd). Meskipun belum ada bukti ilmiahnya, namun beberapa pihak juga menyatakan kalau air kelapa dapat membantu meringankan sakit perut atau maag.
Sebaiknya minumlah air kelapa langsung dari buah kelapa yang masih segar. Pastikan tidak ada penambahan gula atau pemanis lainnya, karena rasa air kelapa alami sudah manis, enak dan menyegarkan. Penambahan gula justru memberikan rasa ‘nyantol’ dan berat di lidah setelahnya.
Jadi, Mau Pilih yang Mana?
Terlepas dari apapun jenis minuman sehat kekinian yang kamu pilih, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah kandungan gula minuman kekinian tersebut. Sebab, tidak jarang, untuk membuat citarasa sebuah minuman lebih kuat dan atau membuatnya lebih awet, produsen minuman kekinian tersebut justru memasukkan gula atau pemanis buatan yang agak berlebihan.
Bila minuman di atas dirasa sulit dan ribet untuk membuatnya, maka solusi praktisnya, kamu bisa memilih minuman kekinian dengan label unsweetened di packaging-nya. Contohnya adalah ITO EN Oi Ocha unsweetened green tea yang memang tidak mengandung pemanis berupa gula atau pemanis buatan sama sekali dan 0 kalori.
Jangan lupa, bagikan juga artikel ini ke keluarga dan sahabatmu ya! Ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.
