teh kamomil

Teh Chamomile: Manfaat & Tips Menyeduhnya

Teh chamomile merupakan minuman herbal yang dibuat dari bunga kamomil (chamomile) yang dikeringkan. Biasanya spesies yang digunakan untuk membuat minuman ini adalah jenis Matricaria recutita atau Chamaemelum nobile.

Dengan segudang manfaat yang dimiliki, penggunaan chamomile telah diabadikan dalam catatan dan tradisi lisan dari tiga peradaban besar kuno yaitu Mesir, Yunani, dan Romawi. Penasaran apa saja manfaatnya? yuk simak pembahasan yang lengkapnya di artikel berikut ini!

Manfaat Teh Chamomile

Berikut beberapa manfaat teh kamomil yang banyak diketahui:

1. Efek Relaksasi

Teh kamomil dikenal sebagai teh yang mampu memperbaiki kualitas tidur dan memberikan efek relaksasi.

Salah satu studi modern mengenai manfaat teh chamomile merupakan penelitian dari Srivastava, Shankar, dan Gupta pada tahun 2010 dalam jurnalnya yang berjudul Chamomile: A herbal medicine of the past with bright future mengungkap bahwa teh chamomile mengandung beberapa senyawa flavonoid seperti apigenin, luteolin, dan patuletin.

Apigenin memiliki efek antiansietas atau penenang kecemasan, sedangkan luteolin dan patuletin memiliki manfaat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas bahkan menunjukkan aktivitas yang dapat menghambat sel kanker dalam penelitian laboratorium.

2. Antiinflamasi

Tak hanya itu, kandungan chamazulene dan alphabisabolol pada essential oil teh kamomile mampu meredakan peradangan dan membantu memberikan manfaat antiinflamasi. Sifat antiinflamasi dan antispasmodik (pereda kram) ini juga dapat membantu menenangkan saluran pencernaan.

Penjelasan essential oil di sini dimaksudkan adalah komponen aromatik alami yang terdapat dalam tanaman tertentu (seperti chamazulene dan α-bisabolol pada chamomile tea) yang dilepaskan ke dalam air saat bunga atau daun diseduh.

teh kamomil

3. Menjaga Kesehatan Jantung dan Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Dalam penelitian yang ditulis Thompson, A. S., Jennings, A., Bondonno, N. P., dkk. dalam High diversity of dietary flavonoid intake is associated with a lower risk of all-cause mortality and major chronic diseases yang diterbitkan di Nature Food (2025), asupan flavonoid secara signifikan dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat semua penyebab, penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan penyakit neurodegeneratif (penurunan fungsi saraf). Riset yang menggunakan data dari kohort besar UK Biobank ini juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi variasi flavonoid yang lebih luas memiliki risiko yang jauh lebih rendah terhadap berbagai penyakit kronis utama dan tingkat kematian secara keseluruhan.

oi ocha ito en botol

Selain teh chamomile, minuman yang bisa memberikan efek relaksasi adalah teh hijau. Teh hijau kaya akan asam amino L-theanine yang berkhasiat mengurangi stres, memperbaiki kualitas tidur, serta meningkatkan konsentrasi. Disarankan untuk mengonsumsi teh hijau tanpa penambahan gula. Nah, salah satu pilihan teh hijau siap minum yang tetap mempertahankan rasa autentik dan kualitas tehnya adalah teh tawar hijau Oi Ocha dari ITO EN. Meskipun tidak mengandung bunga, aroma wangi floral minuman teh tawar sehat ini juga bisa membuat ketagihan. Dibuat dari 100% daun teh hijau impor berkualitas dengan rasa otentik, aroma yang khas, serta manfaat antioksidan tinggi, menjadikannya salah satu teh hijau tawar paling nikmat dan wangi di pasaran tanah air.

Tips Menyeduh Teh Kamomil

Untuk mendapatkan manfaat dari teh chamomile secara maksimal, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti saat menyeduhnya sendiri:

  • Siapkan air panas secukupnya, dengan suhu kira-kira antara 80-95°C agar ekstraksinya optimal. Hindari suhu terlalu panas, misalnya air mendidih bersuhu 100°C, sebab ini dapat menyebabkan ekstraksi berlebihan dan menghasilkan rasa pahit.
  • Takaran standar dalam penyajian biasanya adalah 1 sendok teh ramuan per cangkir.
  • The Tea Makers merekomendasikan waktu penyeduhan sekitar 3–4 menit, untuk menghasilkan rasa yang optimal. 
  • Sedangkan menurut situs kesehatan seperti WebMD dan Health.com, kalau kamu ingin membuatnya sebagai minuman herbal, disarankan untuk menyeduhnya dalam air panas selama 5–10 menit. Cara ini disebut infusi herbal.

Dengan kata lain, lama penyeduhan bisa disesuaikan dengan tujuan konsumsi, apakah untuk sekadar menikmati rasa dan aroma (3-4 menit), atau untuk mendapatkan manfaat herbal (kurang lebih 10 menit). Perlu diperhatikan juga, menyeduh terlalu lama (lebih dari 10–15 menit) dapat membuat rasa kamomil menjadi lebih pahit dan getir, meskipun manfaatnya tidak berkurang.

Nah, itulah ulasan mengenai manfaat teh kamomil dan cara menyeduhnya dengan benar. Untuk mengetahui lebih banyak informasi seputar teh dan budaya Jepang, kunjungi halaman blog ITO EN dan ikuti akun media sosial ITO EN Indonesia di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *