Kapan Festival Hanami di Jepang Digelar Ini Waktu Terbaik Melihat Bunga Sakura!

Kapan Festival Hanami di Jepang Digelar? Ini Waktu Terbaik Melihat Bunga Sakura!

Hanami merupakan bahasa Jepang yang berarti ‘melihat bunga’ (花見,). Hanami merupakan salah satu acara hiburan yang dilakukan masyarakat Jepang di musim semi, untuk melihat proses mekarnya bunga sakura. 

Di Jepang sendiri, bunga sakura memiliki arti yang sangat mendalam, di mana mekarnya bunga sakura menjadi lambang untuk pembaruan atau awal yang baru. Selain itu, bunga sakura juga melambangkan kehidupan yang singkat, sehingga festival hanami menjadi pengingat bahwa setiap momen dalam hidup menjadi lebih berharga. Ditambah lagi, masyarakat Jepang biasanya menikmati festival hanami bersama keluarga, teman, dan orang terkasih, untuk menghargai kebersamaan.

Lalu, kapan festival hanami Jepang dilakukan? Artikel kali ini akan membahas mengenai kapan, waktu terbaik, dan spot terbaik untuk melakukan festival hanami. 

Apa itu Hanami di Jepang? Kenali Tradisinya di sini Yuk!

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hanami memiliki arti melihat bunga yang mana merupakan kegiatan turun-temurun masyarakat Jepang untuk menikmati bunga sakura yang mulai bermekaran. Sebelumnya, pohon sakura digunakan untuk meramal waktu panen dan menentukan musim penanaman padi, karena dipercaya memiliki kekuatan istimewa. Mekarnya bunga sakura juga menjadi simbol kebahagian karena datangnya musim semi. 

Hanami telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jepang sejak berabad-abad yang lalu. Awalnya, hanami merupakan kegiatan yang lebih sering dilakukan oleh kalangan bangsawan dan elit sosial. Mulai dari periode Nara (710-794), ketika bunga ume (plum) menjadi pusat perhatian, hingga periode Heian (794-1185) di mana minat beralih ke bunga sakura. 

Praktik hanami pertama kali diterapkan oleh Kaisar Saga, yang mengadakan pesta di bawah pohon sakura yang mekar di istana Kekaisaran Kyoto, disertai dengan sajian sake dan pembacaan puisi. Sejak itu, hanami menjadi sinonim dengan menikmati keindahan bunga sakura, sake, dan puisi. Namun, sejak zaman Edo (sekitar tahun 1600) hingga saat ini, tradisi ini telah merambah dan menjadi perayaan yang dirayakan oleh seluruh masyarakat Jepang.

Pelaksanaan festival hanami sendiri memiliki makna yang mendalam tentang menghargai keindahan alam, kehidupan, serta menjadi tempat yang tepat untuk melakukan refleksi diri.

Di Jepang, pesta perayaan di bawah bunga sakura tidak hanya dilakukan pada siang hari saja, festival hanami yang dilakukan pada malam hari juga sangat umum, terutama di kota Tokyo. Fenomena ini dikenal sebagai yozakura, atau sakura malam, yang menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat untuk merayakan keindahan bunga sakura di bawah cahaya bulan dan lampu-lampu kota.

Karena festival hanami jepang pada umumnya dirayakan bersama keluarga dan teman, ITOfriENd akan merasakan suasana yang hangat dan menyenangkan dari kegiatan tersebut. Biasanya mereka menggelar tikar dan membawa bekal untuk dimakan sambil menikmati indahnya bunga sakura yang bermekaran. Tak jarang, pesta sering dilakukan oleh masyarakat Jepang untuk meramaikan festival.

Baca Juga  Melacak Jejak Sejarah Randoseru dan Fakta Menarik di Balik Tas Paling Ikonik di Jepang

Namun, hanami tidak terbatas pada perayaan di tempat-tempat umum atau taman saja. Jika di halaman rumah, kampus atau kantor kita terdapat bunga sakura yang sedang bermekaran, aktivitas melihat proses bermekarannya itupun bisa disebut sebagai hanami

Jadwal Musim Sakura di Jepang dan Waktu Terbaik Melakukan Hanami 2024

Jadwal Musim Sakura di Jepang dan Waktu Terbaik Melakukan Hanami 2024

Dilansir dari Channel News Asia, Japan Meteorological Corporation (JMC)  telah melakukan banyak penelitian tentang waktu mekarnya bunga sakura dan lokasinya di seluruh Jepang. Dengan begitu, masyarakat Jepang bisa mengetahui waktu bunga sakura bermekaran melalui berbagai situs yang memberikan informasi terkait. Biasanya bunga sakura mulai bermekaran pada akhir bulan Maret hingga awal bulan Mei. Namun, bulan-bulan yang menjadi puncak mekarnya bunga sakura terjadi di awal bulan April. JMC sudah memperkirakan terdapat sekitar 1000 lokasi mekarnya bunga sakura yang indah.

Tiap wilayah di Jepang ternyata memiliki perbedaan musim sakura. Hal ini menjadi keuntungan bagi masyarakat yang ingin mengikuti beberapa kegiatan festival hanami. Berikut ini jadwal musim sakura yang bermekaran di beberapa wilayah:

  1. Tokyo, berbunga pada 22 Maret, mekar sepenuhnya pada 29 Maret. 
  2. Kyoto, berbunga pada 23 Maret, mekar sepenuhnya pada 31 Maret.
  3. Hiroshima, berbunga pada 22 Maret, mekar sepenuhnya pada 1 April.
  4. Fukuoka, berbunga pada 21 Maret, mekar sepenuhnya pada 31 Maret.
  5. Osaka, berbunga pada 25 Maret, mekar sepenuhnya pada 1 April.
  6. Kanazawa, berbunga pada 31 Maret, mekar sepenuhnya pada 6 April.
  7. Wakayama, berbunga pada 22 Maret, mekar sepenuhnya pada 30 Maret.
  8. Kagoshima, berbunga pada 29 Maret, mekar sepenuhnya pada 9 April.
  9. Sapporo, berbunga pada 1 Mei, mekar sepenuhnya pada 6 Mei.
  10. Nagoya, berbunga pada 20 Maret, mekar sepenuhnya pada 30 Maret.
  11. Kochi, berbunga pada 18 Maret, mekar sepenuhnya di tangga 27 Maret.
  12. Sendai, berbunga pada 5 April, mekar sepenuhnya pada 10 April.
  13. Kanazawa, berbunga pada 31 Maret, mekar sepenuhnya pada 6 April.
  14. Aomori, berbunga pada 18 April, mekar sepenuhnya pada 23 April.
  15. Nagano, berbunga pada 5 April, mekar sepenuhnya pada 10 April.

Waktu tersebut bisa berubah akibat cuaca yang tak menentu.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan saat Festival Hanami, Pahami Aturannya!

Masyarakat Jepang memang terkenal taat dan tertib pada acara seperti Festival Hanami. Karena itu, terdapat beberapa aturan yang wajib diikuti baik oleh masyarakat Jepang maupun turis yang ikut hadir untuk menikmati pemandangan bunga sakura yang mekar. Berikut ini beberapa aturan yang harus ITOfriENd patuhi kalau datang ke festival hanami:

  1. Jika membawa kursi dan meja, letakkan agak sedikit jauh dari pohon sakura.
  2. Tidak diperbolehkan untuk menyalakan api di lokasi festival.
  3. Tidak diperbolehkan menyentuh bagian batang dari pohon sakura (batang mudah patah dan rapuh), apalagi menggoyangkan batangnya sehingga merusak pohon sakura.
  4. Menyesuaikan luas tempat dengan jumlah orang yang hadir, agar tidak memakan ruang terlalu besar.
  5. Tidak diperbolehkan menyalakan musik terlalu kencang, agar tidak mengganggu orang sekitar.
  6. Tidak diperbolehkan membuang sisa makanan dan minuman sembarangan, dan membawa sampah pulang ke rumah jika tempat sampah umum sudah terlalu penuh.
  7. Tidak diperbolehkan merokok di tempat umum.
  8. Gunakan pakaian yang tebal untuk menghangatkan diri.
Baca Juga  Rasakan 5 Manfaat Minum Teh Hijau Sebelum Tidur Untuk Kesehatan

Tips Merayakan Tradisi Hanami di Jepang yang Berkesan

Tips Merayakan Tradisi Hanami di Jepang yang Berkesan

1. Menentukan Waktu dan Lokasi Terbaik

ITOfriENd bisa memilih waktu merayakan tradisi hanami ini ketika bunga sakura sedang mekar penuh. Itu akan menjadi momen yang paling menyenangkan karena dapat melihat proses saat bunga sakura bermekaran. Pilihlah lokasi festival hanami yang dikenal dengan pemandangan indahnya, seperti Tokyo.

2. Membawa Perlengkapan 

Tentu saja, untuk mengikuti festival hanami dengan nyaman, ada beberapa perlengkapan yang penting untuk dibawa, seperti alas duduk (tikar atau kursi lipat), bekal minuman dan makanan, peralatan makan, tisu, kantong sampah, dan peralatan lain yang sekiranya kamu butuhkan secara pribadi. 

3. Menyewa Tempat yang Bagus

Menyewa tempat terlebih dahulu bisa dilakukan di beberapa tempat saat pelaksanaan festival hanami. Dengan begitu, ITOfriENd bisa lebih dulu mendapatkan lokasi terbaik untuk menikmati bunga sakura. Hanya saja, sistem sewa ini tidak selalu berlaku di seluruh tempat. Jadi, lebih baik pastikan dulu sebelum memesan. 

4. Ajak Keluarga, Teman, atau Pasangan

Mengajak keluarga, teman, atau pasangan ke festival hanami merupakan pilihan yang tepat. Kalian bisa merasakan kehangatan dari kebersamaan sambil memandangi keindahan alam yang singkat namun terkenang selamanya.

5. Membawa Kamera Untuk Mengabadikan Momen

Pastikan untuk membawa kamera atau smartphone untuk mengabadikan momen-momen indah selama hanami. Foto-foto ini akan menjadi kenangan yang berharga di kemudian hari.

6. Memakai Pakaian yang Tepat

Karena suhunya yang cukup dingin, pemilihan pakaian yang tepat jadi sama pentingnya. Gunakan baju yang cenderung hangat, agar tidak kedinginan walaupun festival diadakan hingga malam hari tiba.

7. Menikmati dan Menjaga Lingkungan

Saat menikmati hanami, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Pastikan untuk membuang sampah pada tempatnya dan menghargai keindahan alam yang Anda nikmati. Jangan lupa untuk bersantai dan menikmati waktu di bawah pohon sakura dengan damai.

Baca Juga  Mengenal Penyakit Diabetes dalam Rangka Hari Diabetes Nasional (18-April)

Destinasi Terbaik Untuk Melihat Bunga Sakura Saat Hanami Berlangsung

1. Tokyo

Salah satu tempat terbaik yang seringkali dikunjungi saat festival tiba adalah Taman Shinjuku Gyoen yang cukup populer, dengan menonjolkan taman gaya Jepang dan Amerika, serta dilengkapi dengan aliran air indah yang seperti bunga. Selain itu, masih ada Meguro River, Ueno Park, Asukayama Park, Yoyogi Park, Chidorigafuchi, Mori Garden Roppongi Hills, Aoyama Cemetery, Sumida Park, Yaesu Sakura Street, Inokashira Park, dan Rikugien Gardens.

2. Kyoto

Tak hanya di Tokyo, Kyoto juga punya banyak spot terbaik untuk mengikuti festival hanami seperti di Arashiyama yang menyuguhkan pemandangan jembatan dan gunung yang indah. Spot lain yang bisa ITOfriENd kunjungi antara lain, Nijo-jo Castle, Kyoko Botanical Gardens, Daigo-ji Temple, Maruyama Park, Kamogawa, Haradani-en Garden, Ninnaji Temple, Kyoto Gyoen National Garden, Keage Incline, Heian Jingu Shrine, Shimbashi, Kiyomizudera, dan Okazaki Canal.

Baca Juga : Danjiri Matsuri, Mengungkap Pesona Festival Menarik Kereta Danjiri di Jepang

3. Osaka

Osaka Castle Park jadi lokasi di Osaka yang sering dipilih untuk menikmati bunga sakura yang bermekaran. Tempat lain yang bisa dikunjungi saat festival hanami adalah, Osaka Mint Bureau, Eiraku Dam, Hirakata Park, Kema Sakuranomiya Park, Settsukyo Park, Nenpo Shinkyo Kongo Temple, Katsuo-ji Temple, Satsukiyama Park, dan Expo ‘70 Commemorative Park.

Itu dia penjelasan mengenai kapan, waktu, dan tempat terbaik untuk menikmati festival hanami Jepang. Di Jepang, kalian akan dengan mudah menemui berbagai macam teh ITO EN. Tapi jika kalian penasaran & ingin membandingkan antara teh ITO EN Indonesia dengan teh ITO EN Jepang, kalian bisa membawanya dari tanah air.

Karena merupakan teh yang tidak ada kandungan gulanya, teh ITO EN jadi teh sehat yang aman dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lamapun. Terlebih lagi, teh ini juga tidak dicampurkan bahan-bahan seperti perisa, pewarna dan pengawet buatan yang bisa berbahaya bagi tubuh. Walaupun tanpa penambahan gula (rasanya tidak manis), tapi teh ITO EN tetap enak untuk dikonsumsi! Yuk, nikmati teh tawar sehat asli Jepang yang menyehatkan, sambil menikmati keindahan bunga sakura yang bermekaran!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *