makan burger

Apakah Makan Malam Bisa Bikin Gemuk? Ini Faktanya

Saat sedang diet, sebagian orang memilih tidak makan malam karena takut berat badan bertambah. Tapi, apakah makan malam memang selalu menjadi penyebab utama kenaikan berat badan? Simak penjelasannya berikut ini.

Apakah makan malam bisa bikin gemuk?

Menurut artikel dari Healthline, makan malam sebenarnya tidak langsung membuat berat badan naik. Faktor yang lebih memengaruhi kenaikan berat badan sebenarnya adalah berapa banyak total kalori yang dikonsumsi dalam sehari. Selama porsi dan total kalori tetap terkontrol, makan malam tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan.

Sebagai gambaran, orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 1.600–2.400 kalori per hari untuk wanita dan 2.200–3.000 kalori per hari untuk pria agar berat badan tetap stabil (Healthline). Tentunya, kebutuhan kalori harian ini berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan tingkat aktivitas.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Soal Makan Malam

Nah, meskipun makan malam tidak langsung membuat berat badan naik, bukan juga artinya kamu bisa melakukannya seenaknya tanpa pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat makan malam:

1. Makan malam sebaiknya dilakukan 2-3 jam sebelum tidur

Penelitian Chronobiological Perspectives: Association Between Meal Timing and Sleep Quality menjelaskan bahwa ada hubungan antara waktu makan dengan kualitas tidur. Termasuk saat kamu makan malam dengan jeda terlalu cepat dengan waktu tidur, hal tersebut bisa mengakibatkan kualitas tidur yang kurang nyenyak.

Menurut artikel Healthline, para ahli kesehatan menyarankan agar kamu menyelesaikan makan malam setidaknya 2—3 jam sebelum tidur supaya tubuh punya waktu yang cukup untuk mencerna makanan dan mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti acid reflux (asam lambung) di malam hari.

2. Perhatikan porsi makan malam

Di malam hari, tubuh tidak membutuhkan energi sebanyak di siang hari. Jika porsi makan terlalu besar, kalori yang masuk bisa dengan mudah melebihi kebutuhan harian. Porsi yang lebih ringan membantu mencegah rasa begah sekaligus menjaga total kalori tetap terkendali.

3. Pilih jenis makanan yang lebih mudah dicerna

Makanan yang mengandung protein, sayur, dan karbohidrat kompleks dalam jumlah wajar cenderung lebih ramah bagi pencernaan dibandingkan makanan tinggi karbohidrat sederhana dan lemak seperti gorengan.

Selain itu, setelah makan malam sebaiknya hindari menambah asupan kalori dari minuman manis atau dessert, karena hal ini bisa membuat total kalori harian meningkat tanpa disadari.

Menariknya, di Jepang terdapat kebiasaan minum teh hijau tanpa gula setelah makan sebagai palate cleanser, yaitu untuk membersihkan rasa di mulut sekaligus membantu menekan keinginan ngemil atau mengonsumsi makanan manis sebelum tidur.

oi ocha 500 ml

Prinsip ini sejalan dengan pola makan yang lebih mindful. Jika kamu ingin tetap menikmati sesuatu yang segar setelah makan malam tanpa menambah asupan gula secara berlebih, Oi Ocha dari ITO EN bisa menjadi pilihan yang pas. Jangan khawatir, meskipun tanpa gula dan tanpa pemanis buatan, Oi Ocha tetap memiliki rasa yang segar dan tidak pahit.

Jangan lupa bagikan artikel ini ke keluarga dan sahabatmu! Ikuti juga akun media sosial kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *