penyakit diabetes

Ciri Ciri Diabetes di Usia Muda dan Cara Mencegahnya

Penyakit kronis seperti diabetes telah menjadi momok kesehatan masyarakat di era modern ini. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang tua, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia muda.

Penyakit kronis pada usia muda dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius dan mengganggu tumbuh kembang serta kualitas hidup anak-anak dan remaja. Salah satu contoh penyakit kronis yang sering menyerang usia muda adalah diabetes.

Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif, sehingga kadar gula darah meningkat. Memahami diabetes pada usia muda sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan remaja.

Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas berbagai aspek diabetes pada usia muda, mulai dari ciri-ciri, penyebab, hingga cara pencegahannya.

Ciri Ciri Diabetes di Usia Muda

Adapun beberapa gejala dan ciri-ciri diabetes di usia muda yang perlu kamu ketahui:

1. Sering Buang Air Kecil

Kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi membuat ginjal kesulitan menyaring glukosa dengan baik untuk diserap ke dalam darah. Akibatnya, ginjal menarik lebih banyak air dari darah untuk mencairkan glukosa, yang mengakibatkan kandung kemih lebih penuh sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

2. Sering Haus

air putih dalam gelas

Rasa haus meningkat seiring dengan peningkatan frekuensi buang air kecil. Tubuh menarik air dari darah untuk membantu menguraikan glukosa, sehingga kamu merasa perlu minum lebih banyak untuk mengganti cairan yang hilang.

Baca juga: Fakta dan Mitos Tentang Pradiabetes yang Perlu Kamu Ketahui

3. Sering Mudah Lapar

Rasa lapar yang terus-menerus disebabkan oleh kurangnya energi yang diterima tubuh dari makanan yang dikonsumsi. Karena kurangnya glukosa yang diserap oleh sel-sel tubuh, perasaan lapar terus muncul meskipun baru saja makan.

4. Gangguan Penglihatan

Kemampuan penglihatan mata dapat terganggu akibat tingginya kadar gula dalam darah, sehingga pandangan mulai kabur.

5. Penurunan Berat Badan yang Signifikan

timbangan

Kadar glukosa darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. Tubuh memecah protein dari otot sebagai pengganti glukosa untuk memberikan energi.

6. Mudah Lelah

Penderita diabetes sering merasa lelah karena tubuh tidak bisa menghasilkan energi dengan baik.

Faktor Pemicu Diabetes di Usia Muda

1. Riwayat Keluarga

Risiko seseorang untuk mengalami diabetes meningkat jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes, karena faktor genetik dan gaya hidup yang mirip.

2. Kelebihan Berat Badan/Obesitas

meteran di perut

Kelebihan berat badan, terutama lemak di sekitar perut, meningkatkan risiko resistensi insulin dan kadar glukosa darah tinggi.

3. Pola Makan yang Tidak Sehat

Mengonsumsi buah rendah gula bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil berkat kandungan serat dan indeks glikemik yang rendah.

Sebaliknya, jika pola makan sehari-hari justru didominasi oleh makanan tinggi gula dan rendah serat, risiko gangguan metabolisme seperti diabetes bisa meningkat.

4. Kurang Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan resistensi insulin, di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin, yang bisa menyebabkan diabetes.

Baca juga: Kecanduan Gula: Penyebab, Risiko, dan Solusi

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda

1. Menjaga Berat Badan agar Ideal

Mempertahankan berat badan ideal penting untuk mencegah diabetes karena obesitas adalah salah satu penyebab utama diabetes.

2. Pola Makan yang Sehat dan Seimbang

Konsumsi makanan sehat dan seimbang yang mengandung nutrisi seperti protein, serat, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Hindari makanan dan minuman tinggi gula dan lemak.

3. Melakukan Aktivitas Fisik Secara Rutin

Aktivitas fisik seperti olahraga membantu membakar kalori dan menyimpan glukosa di otot sebagai sumber energi cadangan, mencegah penumpukan gula dalam darah.

4. Menghindari Minuman yang Tinggi Gula

Mengonsumsi minuman tinggi gula secara berlebihan seringkali memicu peningkatan kadar gula dalam darah. Hindari minuman tinggi gula untuk mencegah diabetes. Adapun minuman yang ramah untuk penderita diabetes bisa kalian lihat di postingan ini, ya!

5. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kadar Gula Darah

Lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin untuk memantau kadar gula darah dan mengidentifikasi kemungkinan diabetes secara dini.

Mempunyai kondisi tubuh yang sehat tentu menjadi keinginan banyak orang, termasuk terhindar dari penyakit diabetes. Namun, tubuh yang sehat memerlukan usaha untuk mencapainya. ITOfriENd dapat menjaga kesehatan dengan memulai pola hidup sehat, seperti menghindari konsumsi makanan dan minuman tinggi gula yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Yuk, mulai pola hidup yang lebih baik untuk tubuh yang lebih sehat!

Jangan lewatkan untuk selalu mengikuti akun media sosial ITO EN Indonesia agar tetap terhubung dengan informasi terbaru! Dapatkan promo eksklusif, konten menarik, dan berita terkini dengan mengikuti kami di Instagram, X, TikTok, Facebook. Serta jangan lupa untuk subscribe channel YouTube kami.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *