Melansir dari Alodokter, diare merupakan kondisi ketika BAB (Buang Air Besar) lebih sering dari biasanya (bisa sampai 3 kali) dengan konsistensi tinja yang keluar lembek atau bahkan cair. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi virus atau bakteri, keracunan makanan, hingga gangguan pencernaan lainnya.
Sebagian orang percaya bahwa minum teh pahit dapat membantu meredakan diare dan mengurangi frekuensi BAB. Lantas, benarkah minuman pahit ini ampuh dalam mengatasi diare? Simak penjelasannya di sini!
Teh Pahit Ampuh Atasi Diare: Mitos atau Fakta?
Yup, jawabannya adalah iya! Minuman pahit sering dianggap sebagai solusi alami untuk mengatasi diare. Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh pahit memang memiliki kandungan yang dapat membantu meredakan diare.
Salah satu kandungan utama dalam teh pahit adalah tanin, yaitu senyawa polifenol yang memberikan efek astringen. Efek ini membantu :
- Mengurangi frekuensi BAB dengan memperlambat pergerakan usus.
- Menurunkan kadar air dalam feses, sehingga teksturnya lebih padat.
- Meredakan peradangan pada saluran pencernaan yang sering terjadi saat diare.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Asian Journal of Tropical Biotechnology menemukan bahwa tanin dalam teh memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri patogen, seperti Escherichia coli (E. coli), yang merupakan salah satu penyebab utama diare.
Namun, perlu diingat bahwa efektivitas teh pahit dalam mengatasi diare dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Jika diare disebabkan oleh infeksi serius, dehidrasi, atau kondisi medis tertentu, penanganan medis tetap diperlukan.
Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Teh Pahit Lebih Sehat dibanding Teh Manis
Kandungan dalam Teh Pahit yang Berpotensi Membantu Meredakan Diare
Beberapa kandungan dalam teh pahit yang dapat berkontribusi dalam meredakan diare antara lain:
Tanin
Tanin dalam teh pahit memiliki efek astringen yang dapat mengurangi kelebihan cairan di dalam usus, sehingga membantu mengentalkan feses.
Sifat Antibakteri
Beberapa jenis teh mengandung senyawa antibakteri alami yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare, termasuk E. coli.
Efek Antispasmodik
Teh herbal tertentu, seperti chamomile dan peppermint, mengandung zat yang membantu merilekskan otot saluran pencernaan, sehingga dapat meredakan kram perut akibat diare.
Efek Antisekresi
Teh chamomile juga diketahui memiliki sifat antisekresi, yang berarti dapat mengurangi produksi cairan berlebih dalam usus, membantu mengurangi frekuensi BAB saat diare.
Bagaimana Tips Konsumsi Teh Pahit Ketika Diare?
Agar manfaat teh pahit lebih optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Minum saat hangat – Hindari menambahkan es batu, karena air yang tidak higienis dapat memperburuk kondisi diare.
- Konsumsi dalam jumlah cukup – Minum secukupnya (1–3 cangkir sehari) dan tidak berlebihan, karena terlalu banyak tanin bisa menyebabkan iritasi lambung.
- Hindari gula atau pemanis tambahan – Teh pahit sebaiknya dikonsumsi tanpa pemanis agar efeknya lebih maksimal.
- Perhatikan makanan pendamping – Saat mengalami diare, pilih makanan rendah serat seperti nasi putih, agar pencernaan lebih mudah bekerja.
Apabila sudah melakukan tips di atas, tapi diare tidak kunjung membaik atau muncul gejala seperti demam tinggi, muntah terus-menerus, dehidrasi, atau nyeri perut yang parah, segera konsultasikan dengan dokter .
Baca Juga: 9 Jenis Teh Jepang yang Wajib Dicoba dan Manfaatnya
Pilihan Teh Tanpa Gula yang Praktis
Jika ingin menikmati teh tawar yang praktis, ITO EN menghadirkan berbagai pilihan teh siap minum tanpa gula atau pemanis tambahan:
- Oi Ocha: Dibuat dari daun teh alami, tanpa perisa buatan, pewarna dan pengawet.
- Hojicha: Teh hijau panggang dengan rasa & aroma khas, cocok untuk dinikmati kapan saja.
- Jasmine Tea: Teh hijau yang menggunakan 100% bunga melati asli, menghasilkan aroma menenangkan, cocok untuk menemani aktivitas sehari-hari.
- Oolong Tea: Teh semi-fermentasi dengan cita rasa khas dan aroma yang kaya, memberikan pengalaman minum teh yang unik. Cocok menemani makanan berminyak dan berlemak.
- Barley Tea: NOL Kafein dan cocok untuk semua umur, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Yuk, #JadiLebihSehat bersama dengan ITO EN. Kalau mau tahu informasi seputar teh, gaya hidup sehat, dan tips menarik lainnya, ITOfriENd bisa follow akun media sosial ITO EN Indonesia: Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube. Untuk produknya bisa cek!
