Berlibur ke Jepang tentu akan hambar rasanya apabila tidak mampir ke Osaka, Kyoto dan Nara. Ketiga kota yang tergabung ke dalam Kansai Region (daerah barat-selatan) ini terkenal sebagai pusat kebudayaan Jepang dengan banyak kuil, taman, pusat perbelanjaan khas Jepang dan bahkan Gion, tempat kamu bisa bertemu dengan geisha.
Tapi, tentunya, mengeksplor ketiga kota ini perlu persiapan itinerary dan anggaran yang baik. Yuk ketahui apa saja yang bisa kamu nikmati di ketiga kota tersebut dengan membaca artikel berikut ini:
Day 1: Osaka

Sumber gambar: jal.co.jp
Osaka adalah kota dengan jumlah penduduk terbanyak ke-2 di Jepang setelah Tokyo. Kota ini tidak hanya menawarkan pariwisata budaya khas Jepang, tetapi juga wisata kuliner yang tidak akan kamu lupakan.

Sumber gambar: Japan Travel
Sebelum jalan-jalan ke bagian lain dari kota Osaka maupun dua kota lainnya, ada baiknya kamu mengisi energi terlebih dahulu dengan makan siang di Kuromon Ichiba Market. Di sini kamu bisa menemukan kurang lebih 150 kios yang menjual berbagai kuliner unik dari Negeri Sakura ini, khususnya kuliner berbasis makanan laut dan mochi.

Sumber gambar: Japan Guide
Setelah kenyang menikmati hidangan di Kuromon Market, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke ikon kota yang satu ini: Osaka Castle dan taman di sekitarnya. Kastil yang kini berperan sebagai museum ini cocok untuk kamu yang ingin mempelajari sejarah zaman Edo di Jepang, sementara taman di sekitarnya paling pas untuk jalan-jalan dan olahraga sore.
Lapar setelah berolahraga di Osaka Castle? Yuk menikmati udara sejuk khas Osaka sambil minum kopi dan makan makanan tradisional Jepang di Umeda, salah satu pusat perbelanjaan dan cafe terkemuka di Osaka.

Sumber gambar: Detik Travel
Dari Umeda, kamu kemudian bisa melanjutkan perjalanan ke Dotonburi, pusat nightlife-nya Osaka. Dikenal ramai saat malam hari, Dotonburi pas untuk berburu street food khas Jepang, seperti takoyaki atau okonomiyaki.
Baca juga: Mengenal Yokohama Chinatown, Pecinan Terbesar di Jepang
Day 2: Kyoto

Sumber gambar: Japan Travel
Hanya 30 menit naik kereta JR dari Osaka, kamu sudah bisa menikmati indahnya pusat kebudayaan Jepang di Kyoto. Sesampainya di Kyoto, langsung saja ke ikon kota ini: Fushimi Inari Taisha alias kuil Fushimi Inari. Meskipun kuilnya sendiri terletak hanya 4 menit jalan kaki dari stasiun, namun pusat atraksi utama kuil ini adalah the Senbon Torii atau 1.000 gerbang torii (‘gapura’ khas Jepang berwarna merah-jingga yang sering dijumpai di kuil Shinto) yang membutuhkan jalan kaki cukup jauh naik ke bukit. Jadi, jangan lupa sarapan terlebih dahulu.

Sumber gambar: Japan Guide
Kalau sudah lapar, siang saatnya makan dulu di Nishiki Market. Nishiki Market adalah pusat perbelanjaan tradisional di Kyoto yang menyediakan lebih dari 300 kios, kurang lebih. Kios-kios ini tidak hanya menyajikan seafood loh, tetapi juga menjual berbagai jajanan ringan khas Jepang dan steak.
Redakan lelah sebelum mengunjungi destinasi wisata selanjutnya dengan beristirahat di hotel/ryokan di area Gion, Kyoto, area di mana kamu akan menemukan ikon Jepang, geisha. Setelah istirahat sebentar, lanjutkan perjalanan ke kuil Kiyomizu-dera.
Berbeda dengan Fushimi Inari Taisha yang merupakan kuil Shinto, Kiyomizu-dera adalah kuil Buddha, sehingga memiliki arsitektur yang berbeda juga. Terakhir, jangan lupa menikmati lezatnya matcha khas Jepang di kota Uji.
Baca juga: Danjiri Matsuri, Mengungkap Pesona Festival Menarik Kereta Danjiri di Jepang
Day 3: Nara – Osaka

Sumber gambar: Live Japan
Kota Nara tidak kalah menariknya dari Kyoto dan Osaka. Hanya 30 menit perjalanan menggunakan Kereta Kintetsu dari Kyoto, kamu bisa langsung ke Nara Park dan bertemu rusa-rusa ikon kota ini di pagi hari dan mengunjungi Todaiji temple atau yang lebih dikenal dengan Kuil Buddha raksasa yang memang tidak jauh dari taman ini.

Sumber gambar: Trip Advisor
Kemudian, nikmati sajian olahan tuna terbaik dari Jepang di Maguro Koya, sebuah restoran yang terletak hanya 1.2 kilometer dari Nara Park. Restoran ini dikenal menyajikan olahan tuna kualitas terbaik dan juga sake kualitas original khas Nara, Jepang. Hanya saja, restoran ini baru buka kira-kira pukul 11.00 siang. Jadi, jangan datang terlalu pagi ya.
Habis dari Maguro Koya, saatnya kembali ke Osaka dan berbelanja oleh-oleh di Namba / Shinsaibashi. Dari Nara, kamu bisa menggunakan Kereta Kintetsu untuk kembali ke Osaka dan kemudian dilanjutkan dengan kereta Midosuji Line atau Osaka Loop Line untuk ke Namba / Shinsaibashi.
Di sini, kamu bisa menemukan berbagai souvenir khas Jepang yang bisa kamu bawa ke rumah. Terakhir, tapi tidak kalah penting adalah menikmati wagyu kualitas terbaik di Matsusakagyu Yakiniku M. Terbuat dari Matsusaka beef, makan steak dan yakiniku di Matsusakagyu Yakiniku M membuat pengalaman wisata kamu di Jepang tidak akan terlupakan.
Jepang memang negara maju yang kaya budaya. Sehingga, tidak dapat dipungkiri juga kalau berwisata ke negara dengan julukan Negeri Sakura ini akan membutuhkan tenaga ekstra. Pasalnya, banyak lokasi wisata dan festival menarik di Jepang yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki.
Kurangi kemungkinan kelelahan dan dehidrasi selama di Jepang dengan minum teh tawar sehat Oi Ocha dari ITO EN. Terbuat dari daun teh hijau Jepang alami, Oi Ocha cocok untuk menjaga kesegaran tubuhmu selama menikmati indahnya wisata Jepang.
Nah, jika kamu ingin mendapatkan informasi lebih banyak seputar budaya Jepang maupun rekomendasi teh Jepang, ikuti juga akun sosial media kami di Instagram, X, TikTok, Facebook, dan YouTube ITO EN Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk unggulan dari ITO EN.
