Kalau kamu termasuk pecinta teh, rasanya pasti sulit melewatkan secangkir minuman favorit saat sahur. Namun, tak sedikit orang yang masih bertanya-tanya apakah teh boleh untuk dikonsumsi di waktu sahur.
Nah, agar kamu tidak penasaran apakah disarankan atau tidak minum teh di waktu sahur, yuk cari tahu jawaban lengkapnya di bawah ini!
Tips minum teh saat sahur agar tubuh tetap berenergi
Menurut salah satu artikel kesehatan dari Mayo Clinic, kandungan kafein dalam teh memang bersifat diuretik, sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Pada kondisi tertentu, hal ini berpotensi membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat bila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.
Meski demikian, bukan berarti kamu tidak boleh meminum teh saat sahur sama sekali. Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar tetap bisa menikmati teh tanpa khawatir kekurangan cairan saat puasa.
Baca juga: Tips Sehat saat Berpuasa
1. Pilih teh dengan kafein rendah
Menurut website kesehatan Alodokter, kamu tetap bisa menikmati teh saat sahur asal memilih teh dengan kafein rendah. Teh herbal dan teh jenis barley, rooibos, teh chamomile, dan peppermint tetap bisa membantu hidrasi tanpa memicu sering buang air kecil sehingga tubuh tetap berenergi.
2. Tetap minum air putih sesuai kebutuhan
Minum teh saat sahur sebaiknya dijadikan tambahan cairan, bukan sumber utama hidrasi. Air putih tetap perlu dikonsumsi sesuai kebutuhan, karena menurut website kesehatan internasional Healthline, air putih adalah pilihan terbaik untuk hidrasi tubuh karena berperan langsung dalam menjaga keseimbangan cairan, membantu sirkulasi darah, mendukung fungsi organ, serta menjaga energi dan konsentrasi tubuh agar tetap optimal selama beraktivitas, termasuk saat berpuasa.
Baca juga: Kesalahan Intermittent Fasting yang Sering Dilakukan, Bisa Menghambat Hasil Diet!
3. Beri jeda antara minum teh dan waktu makan
Sebagai tips, kamu tetap bisa minum teh saat sahur dengan memberi jeda waktu, yaitu sekitar 30–60 menit sebelum atau setelah makan, agar penyerapan nutrisi tetap optimal selama puasa.
Fun Fact: Di Jepang, teh hijau tanpa gula sering diminum setelah makan atau saat istirahat karena dianggap menyegarkan dan meningkatkan konsentrasi setelahnya.
Kalau masih ragu untuk minum teh saat sahur, kamu bisa menikmatinya di saat sudah berbuka saja.
Saat berbuka puasa, minuman yang paling baik untuk mengembalikan hidrasi tubuh adalah air putih karena membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa. Selain itu, minuman tanpa tambahan gula, seperti teh tanpa gula, juga bisa menjadi pilihan karena terasa lebih ringan dan menyegarkan tanpa membuat tubuh kaget akibat asupan gula berlebih.
Coba teh hijau Oi Ocha dari ITO EN, teh hijau tanpa gula dan tanpa pemanis buatan yang nggak manis dan 0 kalori yang untuk menghilangkan dahaga dan memenuhi asupan cairan setelah seharian puasa.

Oi Ocha diproses dari 100% daun teh hijau Jepang, menghadirkan rasa otentik dan keharuman khas yang bikin setiap tegukan terasa menenangkan. Sangat cocok buat kamu yang mau merasakan teh hijau secara otentik, karena #GakSemuaHarusManisBuatDinikmati.
Jangan ketinggalan informasi terbaru dari ITO EN Indonesia, dengan mengikuti kami di Instagram, X, TikTok, dan Facebook, serta subscribe channel YouTube kami untuk mendapatkan berbagai informasi terkait promo eksklusif hingga yang up to date. Yuk, follow sekarang juga!
